Rabu, 30 November 2011

Fungsi Sosial



MEMBEDAH  FUNGSI SOSIAL  DAN UNSUR PENUNJANGNYA.

          Sasaran pokok penanganan masalah klien oleh pekerja sosial adalah keberfungsian sosial, oleh sebab itu perlu kita  mendalami dulu apa unsur yang terkandung dalam fungsi sosial itu.:
1. Peranan adalah berupa tingkah laku yang ditampilkan seseorang dalam berhubungan 
   dengan orang lain.
2. Norma atau nilai yang berlaku dalam berhubungan atau dalam komunitas itu atau 
   disebut juga aturan, pedoman, undamg-undang, kebudayaan yang memberikan           
   batasan  benar salah atau baik buruk daripada tingkah laku peranan yang sudah normal 
   dan membawa kepada kebaikan hidup dan kesejahteraan .
3. Status atau jabatan atau tugas yang sudah baku yang melekat pada diri pribadi  
    seseorang.sesuai dengan norma atau aturan atau nilai dalam komunitas, sosial budaya itu. 
4. Goal, atau tujuan yang ingin dicapai  yaitu  pada kehidupan yang baik,  kesejahteraan sosial atau memperbaiki keadaan kesejahteraan sosial. Dengan kata lain tujuan yang akan dicapai adalah bagaimana orang-orang dalam berhubungan  interaksi sosial mereka dapat dilakukan dengan harmonis sehingga  fungsi sosial mereka dapat dilaksanakan sebaik-baiknya.
      
             Jadi dapat disimpulkan bahwa keberfungsian sosial adalah suatu keadaan, situasi sosial dimana untuk  mencapai kebaikan kesejahteraan hidup kesejahteraan sosial atau memperbaiki masalah kesejahteraan sosial apabila seseorang dapat melakukan tugas atau peranan sesuai dengan status yang diembannya dan tidak bertentangan dengan nilai peraturan, nilai budaya dalam masyarakat lingkungannya, nilai comunitas dimana dia berfungsi..
           Seseorang dapat berstatus sebagai klien yang memerlukan bantuan atau seseorang berupa  suatu lembaga, keluarga, kelompok atau masyarakat  sebagai sistim sumber dalam situasi sosial dimana terjadi hubungan saling menguntungkan.
          Sehingga masalah kesejahteraan sosial dibagi dua, yaitu disfungsi sosial dan disorganisasi sosial.
1. Disfungsi sosial  adalah seorang  yang menyimpang sikap prilakunya pribadi akibat 
    daripada tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya  fisik, mental, sosial
2. Disorganisasi sosial kemampuan organisasi atau sistim sumber di lingkungan sosial 
   tidak dapat  menyiapkan dan memberikan sumber yang diperlukan bagi anggota 
   penyandang masalah kesejahteraan sosial  atau klien diatas.  Bisa juga terjadi sekaligus, 
   disamping disfungsi sosial juga mengalami disorganisasi sosial.

          Untuk mengatasi masalah disfungsi sosial dan disorganisasi itu dilakukan pemecahan masalahnya oleh pekerja sosial  dalam dua dimensi juga yaitu yang disebut pendekatan ganda/dualistic approach, 
           Pekerjaan sosial membantu memperbaiki, mengembangkan  potensi diri klien  agar dapat mengatasi masalahnya sendiri. Membantu klien agar membantu dirinya sendiri, klien harus menyadari akan potensi dirinya  baik pisik, mental/spiritual dan sosialnya.  Hal ini diawali dengan mengadakan  assesment menaksir mengadakan analisa potensi diri klien maupun analisa comunitasnya/sistim sumber dilingkungannya. Hubungan klien dengan pekerja sosial dengan sendirinya dilakukan secara terbuka dan akrab saling mengajukan pemikiran dan pandangan terhadap potensi yang ada itu. Tujuannya agar klien menemukan sendiri apa penyebab masalah yang dihadapi dan apa potensi yang diperlukan untuk di gali dan diperkuat dan selanjutnya merencanakan langkah-langkah / kegiatan yang dilakukan.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar